Dalam perjalananya untuk stepup ke kuadran 4 memang ga bisa ujuk-ujuk, karena harus butuh capital/modal kecuali saya anak sultan. Kenyataanya saya bukan anak sultan apa lagi anak pejabat tapi saya bersyukur memiliki orang tua yang rela berinvsetasi pendidikan untuk anaknya di banding misalnya jalan-jalan atau makan-makan enak setiap bulan. Kesini saya baru sadar diatas semua investasi materi itu pendidikan adalah investasi pertama dan utama. Kalo saja saya ga berpendidikan mungkin saya ga sempet baca bukunya robert t kiyosaki atau mendengar istilah saham, reksadana, pasarmodal dll. Terimakasih sebesar-besar nya buat Bapak dan Emak. Sebuah pengorbanan yang entah dengan apa saya bisa membalasnya.
Singkatnya setelah mencoba berbagai macam investasi - investasi dg modal receh tentunya- pada tahun 2015 saya beranikan dini untuk masuk ke instrumen reksa dana. Dua tahun saya percayakan investasi saya kepada manager investasi, sambil belajar dan berpikir kenapa tidak saya kelola sendiri saja daripada lewat pihak ketiga toh portofolio di reksadana larinya ke situ2 saja kl ga deposito, sukuk atau saham.
Perjalanan berlanjut tahun 2017 saya menemukan securitas untuk berinvestasi di pasar modal yang menurut saya simple dan mudah pendaftaranya tanpa minimum deposit lagi. Tak lain dan tak bukan sekuritas sejuta retail yaitu indopremier (ipot). Saya masih ingat saham yang saya beli waktu itu adalah saham BBCA saham andalan investor waktu itu hingga sekarang, sayangnya harus saya jual waktu itu kurang dari satu tahun saat harga sahamnya naik 20% dari harga beli saya, alesan saya lepas waktu itu selain karena sudah profit juga karena saya lagi coba-coba transaksi jual beli, bener ga aplikasi sekuritas ini takutnya scam. karena memang dalam perjalanan investasi saya sampai ke titik itu tidak ada mentoring dan modal nekat dari baca buku dan referensi dari internet.
Alhamdulillah sudah tiga tahun lebih sejak memutuskan menjadi investor saham, saya merasa ini instrumen yang pas buat saya sebagai seorang yang masih di kuadran satu. Menjadi investor saham menurut saya adalah perjalanan investasi jangka panjang apapun pendekatan yang kamu ambil mau sebagai trader, deviden hunter, maupun long term selama dapat menumbuhkan aset kita dan memberikan pasif income silahkan jalani. Hal itu lebih baik menurut saya daripada tidak memulai investasi sama sekali. Karena seiring perjalanan investasi anda di pasar modal anda akan belajar dan menemukan pendekatan yang pas dan cocok.
Investasi di pasar modal juga mungkin jadi salah satu pelampiasan atas keinginan saya menjadi entrepenur yang tidak kesampaian. Pikir saya daripada memulai usaha sendiri yang belum tentu kita bisa dan sukses kenapa tidak membeli saham perusahaan kesukaan kita aja, meski anda sebagai minoritas toh juga anda memiliki hak yang sama atas laba yang dibagikan - baca deviden. tura turu duit teko dewe, itulah nikmatnya deviden. so pastikan kita membeli saham yang rajin membagikan deviden utuk legacy stok kita yang nanti bisa kita wariskan ke anak cucu kita.
